Pijar Melayu: Momentum Hardiknas Harus Menjadi Kebangkitan Pendidikan Riau



banner 160x600
Women face

PEKANBARU - Tanggal 2 Mei merupakan hari lahirnya tokoh bangsa Ki Hajar Dewantara. Untuk menghargai dedikasinya yang tinggi terhadap dunia pendidikan, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 2 Mai sebagai hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Momentum Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) harus menjadi kebangkitan dunia pendikan Provinsi Riau yang merata dan berkualitas. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Pusat Ilmu dan Jaringan Rakyat(PIJAR) Melayu Rocky Ramadani,SP (Selasa,02/05/2017)

Pijar melayu sebagai sebuah kelompok kajian strategis yang concern di bidang pendidikan meminta pemerintah Provinsi Riau harus jeli melihat setiap persoalan yang mendera dunia pendidikan.

"Apalagi sebagai bangsa yang sedang dianugerahi bonus demografi, akibat jumlah penduduk usia produktif yang dominan, bangsa Indonesia niscaya membekali modal demografi tersebut dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Terlebih provinsi Riau yang secara geografis sangat strategis posisinya dalam peta Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Disini lah pendidikan memegang peran penting, karena besarnya usia produktif tanpa bekal pendidikan yang memadai justru bisa menjadi beban bagi negara," ujarnya. 

Banyak persoalan dunia pendidikan di provinsi Riau Setakad ini. Salah satu contoh adalah kasus Tunjangan Profesi Guru(TFG) Dikabupaten Kuantan Singingi yang belum dibayarkan,tindakan kekerasan Oknum Kepala Sekolah Di Kampar dan Infrastruktur yang belum memadai disejumlah daerah. 

Untuk mengatasi semua persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Riau harus meletakkan dunia pendidikan pada tempat terhormat sehingga pendidikan Beradat,Beradab dan Bermartabat dapat kita wujudkan, Pungkasnya.

Editor : Sidik 

 

Editor : -
Wartawan : -